Tarif Angkutan Wisata Dipastikan Naik

Post

1 comment   |   Bali Update

hotels.balisatu.com

Angkutan Wisata Bali

sumber foto : images.google.com

Rencana pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) akan berdampak pada sektor usaha transportasi pariwisata. Ketua Pawiba, Bagus Soediana, Sabtu (3/3) lalu mengatakan, jika BBM dinaikkan praktis tarif Pawiba akan mengalami penyesuaian atau kenaikan.

Ia mengungkapkan kenaikan harga BBM akan berdampak pada perekonomian secara nasional. Pemberian kupon/karcis angkot yang disubsidi pemerintah tidak akan dirasakan pelajar, mahasiswa dan rakyat miskin di kawasan pedesaan.

Dijelaskan, akibat kenaikan BBM secara otomatis akan berdampak pada kenaikan tarif angkutan pariwisata. Hanya saja persentase kenaikan tarif Pawiba tidak akan sama persis dengan persentase kenaikan harga BBM.

Ia memaparkan, kenaikan harga BBM akan berdampak pada kenaikan harga spare part. Salah satu contoh, harga ban akan naik termasuk harga oli pun akan naik.

Lebih lanjut dikatakan, ketika harga BBM naik akan berdampak pada kenaikan harga kendaraan/armada angkutan pariwisata yang baru. Kenaikan harga kendaraan ini akan berpengaruh pada perhitungan biaya peremajaan armada dari para pengusaha angkutan pariwisata.

Ia mengakui, saat ini Pawiba masih menunggu kebijakan pemerintah terkait besaran persentase penetapan kenaikan harga BBM. Pawiba sendiri juga harus mengkalkulasikan kenaikan BBM dengan tarif angkutan pariwisata. “Yang jelas tarif Pawiba akan ditinjau ulang dan akan disesuaikan dengan kenaikan harga BBM,” katanya.

Dalam waktu dekat ini Pawiba akan merapatkan pengurus untuk menyikapi kebijakan pemerintah yang akan menaikkan harga BBM. Pawiba tidak akan membentuk tim khusus untuk mengkaji kemungkinan berapa persen kenaikan tarif angkutan pariwisata. Penyesuaian tarif Pawiba akan dilakukan melalui rapat pengurus.

Melihat perkembangan pemberitaan di media massa, pemerintah berencana menaikkan harga BBM sebesar Rp. 1.500 per liter. Harga bahan bakar premium dan solar akan naik dari Rp. 4.500 per liter menjadi Rp. 6.000 per liter.

Ia meyakinkan, dengan prediksi kenaikan BBM Rp. 1.500 per liter tidak mungkin Pawiba dapat mempertahankan tarif angkutan pariwisata (Pawiba) yang lama. “Tarif angkutan Pawiba perlu disesuaikan dengan kenaikan harga BBM,” katanya.

Soediana menambahkan tidak dipungkiri kenaikan tarif Pawiba ke depan akan berimplikasi terhadap usaha biro perjalanan wisata (BPW) atau travel agent selaku pengguna jasa transportasi angkutan pariwisata. Semua pelaku usaha dan stakeholder pariwisata harus bersikap bijaksana melihat implikasi kenaikan harga BBM yang berlaku secara nasional.

Begitu pula nantinya yang akan dirasakan Balisatu Holidays sebagai sebuah travel agent selaku pengguna jasa transportasi angkutan pariwisata. Tentunya implikasi dari kenaikan harga BBM akan berdampak pada harga paket tour yang Balisatu Holidays tawarkan. Semoga saja ada jalan yang terbaik untuk semua komponen pariwisata dalam menyikapi implikasi dari kenaikan harga BBM.

(artikel dikutip dari Bisnis Bali)

Paket Tour dan Layanan Balisatu Holidays Travel Agent :

  1. Paket Tour Kunjungan Kerja Instansi Balisatu Holidays
  2. Paket Tour Bali Field Trip Balisatu Holidays
  3. Paket Tour Bali Konvensional GIT & FIT Balisatu Holidays
  4. Paket MICE Bali Balisatu Holidays
  5. Paket Outbound Bali Balisatu Holidays
  6. Paket Bulan Madu Honeymoon Balisatu Holidays
  7. Paket Spiritual dan Tour Tirta Yatra Balisatu Holidays
  8. Voucher Hotel Murah Balisatu Holidays
  9. Paket Transportasi Murah Balisatu Holidays



Komentar

komentar