Pariwisata Ancam Seni Budaya Bali

Post

Comments   |   Bali Update

hotels.balisatu.com

ogoh-ogoh budaya bali

sumber images : images.google.com

Guru Besar Universitas Udayana, Prof Dr I Nyoman Darma Putra, mengingatkan, sektor pariwisata yang berkembang pesat kini menjadi salah satu ancaman terhadap pengembangan dan kelestarian seni budaya Pulau Dewata.

“Pariwisata menjadi ancaman lewat kekuatan kapital dan global, sehingga pariwisata sering dicurigai sebagai musuh dalam selimut yang secara diam-diam bisa menghancurkan seni budaya setempat,” kata Putra, di Denpasar, Rabu.

Alumnus S-3 University of Queensland Australia mengatakan, kekhawatiran itu tidak berlebihan, mengingat resiprokalitas paradoksal bermuara menjadi kekuatan tunggal untuk membela supaya seni budaya Bali tetap kokoh (ajeg).

Selain itu seni budaya Bali berkesinambungan, sekaligus menjadi pilar dan daya tarik utama pariwisata. Bali kaya akan budaya jalanan (street culture), namun miskin akan budaya yang dipentaskan di panggung (staged culture).

Putra menambahkan, berkembang dan lestarinya seni budaya di tengah-tengah kehidupan dapat dilihat dalam berbagai bentuk, mulai dari kegairahan masyarakat untuk melaksanakan upacara keagamaan.

Selain itu melakukan renovasi tempat-tempat suci dengan arsitektur khas Bali, mengenakan busana adat sampai pada kebanggaan menjadi orang Bali.

“Saat kebalian itu terancam hilang, mereka berteriak kembalikan Baliku padaku,” kata dia.

Banyak contoh semaraknya street culture belakangan ini. Prosesi ogoh-ogoh merupakan tradisi baru, yang ditemukan di tengah memuncaknya kekhawatiran masyarakat akan lenyapnya budaya Bali dari gerusan gelombang pariwisata.

Sebelum ’80-an, prosesi ogoh-ogoh menjelang malam pergantian Tahun Baru Saka (Hari Raya Nyepi) hampir tidak ada. Belakangan, sejak ’90-an, pawai ogoh-ogoh seperti menjadi keharusan rangkaian ritual penyambutan hari besar itu.

Bahkan pemerintah Kota Denpasar melihat penting kreativitas masyarakat khususnya anak muda dalam tradisi baru ogoh-ogoh sehingga mengadakan festival ogoh-ogoh.

Contoh lain dari semaraknya budaya masyarakat (jalan) adalah prosesi melasti (membersihkan benda suci) ke pantai atau sumber mata air dan aktivitas lainnya di Pura setiap purnama tilem, selain puncaknya saat piodalan.

(artikel dikutip dari : Antaranews)

Paket Tour dan Layanan Balisatu Holidays Travel Agent :

  1. Paket Tour Kunjungan Kerja Instansi Balisatu Holidays
  2. Paket Tour Bali Field Trip Balisatu Holidays
  3. Paket Tour Bali Konvensional GIT & FIT Balisatu Holidays
  4. Paket MICE Bali Balisatu Holidays
  5. Paket Outbound Bali Balisatu Holidays
  6. Paket Bulan Madu Honeymoon Balisatu Holidays
  7. Paket Spiritual dan Tour Tirta Yatra Balisatu Holidays
  8. Voucher Hotel Murah Balisatu Holidays
  9. Paket Transportasi Murah Balisatu Holidays



Komentar

komentar


Fatal error: Call to undefined function wp_is_mobile() in /home/balisatu/public_html/wp-content/plugins/screets-chat/screets-chat.php on line 340