Desa Tua di Kabupaten Buleleng Tetap Menarik Kunjungan Wisatawan Mancanegara

Post

Comments   |   Objek Wisata

hotels.balisatu.com

Desa Tua Kabupaten Buleleng

sumber foto : images.google.com

Buleleng memang dikenal memiliki objek wisata desa tua. Objek itu berada di Kecamatan Banjar meliputi Desa Sidatapa, Cempaga, Tigawasa dan Desa Pedawa atau sering disebut dengan SCTP. Selain itu, desa tua juga terletak di Kecamatan Tejakula meliputi Desa Sembiran dan Desa Julah. Sayangnya, beberapa potensi desa tua itu kini ibaratnya tinggal nama saja karena banyak pemiliknya merombak bangunan rumah dengan desain masa kini.

Untuk menjangkau objek desa tua, wisatawan bisa naik mobil atau mengendarai sepeda motor atau menggunakan jasa travel agent yang biasanya terangkum dalam paket tour. Dari objek wisata Lovina, objek desa tua di Kecamatan Banjar bisa ditempuh dalam perjalanan darat sekitar satu jam. Demikian juga kalau ingin menjangkau desa tua di Sembiran Kecamatan Tejakula jarak tempuhnya lebih jauh yakni hingga satu setengah jam perjalanan darat ke arah timur.

Meski jarak tempuh ke objek desa tua itu lumayan jauh, namun selama sepanjang jalan wisatawan akan dipandu dengan penunjuk arah, sehingga wisatawan tidak akan tersesat. Objek desa tua ini kebanyakan lokasinya di daerah ketinggian (perbukitan). Dengan demikian, ketika sampai di objek desa tua maka wisatawan bisa menikmati pemandangan pantai di sebelah utara.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Kadisbudpar) Buleleng, Putu Tastra Wijaya mengatakan selama ini kunjungan wisatawan asing ke objek wisata desa tua di Buleleng tetap ada. Namun, tingkat kunjungannya sedikit dibandingkan kunjungan ke objek lain. Bahkan, dia mengakui tidak memiliki data kunjungan wisatawan asing yang akurat.

Ini terjadi karena pihaknya kesulitan tenaga untuk dapat memandu wisatawan asing saat berkunjung ke desa tua, sehingga otomatis kunjungan wisatawan asing tidak terekam dengan baik. “Saya kira ini kendala kami di lapangan dan dengan pengelolaan yang kita lakukan memang masih jauh dari harapan. Tapi kita tetap berupaya untuk mengelola objek wisata desa tua agar lebih baik dari saat ini,” katanya.

Tastra menambahkan, selama ini para pemilik rumah tua itu mulai membongkar dan mengganti dengan rumah berdesain masa kini. Sayangnya, kondisi ini tidak bisa dibendung oleh pemerintah. Apalagi warga sebagai pemilik rumah sehingga kewenangan untuk merombak itu tidak bisa diintervensi. “Selama ini kita hanya bisa mengimbau agar rumah itu dipertahankan seperti aslinya, namun itu sulit karena warga sendiri yang menghendaki untuk dirombak menjadi rumah modern,” katanya.

Menurut Tastra, upaya nyata yang sudah dilakukan untuk menata sekaligus melestarikan desa tua di dua Kecamatan itu, pemerintah membangun contoh rumah tua seperti aslinya. Baru satu unit rumah tua berlokasi di Desa Sembiran yang bisa dibangun. Rumah ini kini menjadi aset pemerintah dan dilengkapi dengan penjaganya dan sewaktu-waktu dijadikan lokasi untuk menjamu kunjungan wisatawan asing.

“Karena anggarannya yang sangat terbatas kita baru bisa bangun satu rumah saja. Kita ingin lebih banyak lagi bisa dibangun atau membeli rumah tua yang masih tersisa, tapi itu belum bisa dilakukan karena anggaran minim,” katanya.

Objek wisata rumah tua ini merupakan objek wisata budaya yang mengedepankan sisi historis Bali. Balisatu Holidays dapat memasukkan objek wisata desa tua ini kedalam paket tour sesuai dengan permintaan.

(artikel dikutip dari Bisnis Bali)

Paket Tour dan Layanan Balisatu Holidays Travel Agent :

  1. Paket Tour Kunjungan Kerja Instansi Balisatu Holidays
  2. Paket Tour Bali Field Trip Balisatu Holidays
  3. Paket Tour Bali Konvensional GIT & FIT Balisatu Holidays
  4. Paket MICE Bali Balisatu Holidays
  5. Paket Outbound Bali Balisatu Holidays
  6. Paket Bulan Madu Honeymoon Balisatu Holidays
  7. Paket Spiritual dan Tour Tirta Yatra Balisatu Holidays
  8. Voucher Hotel Murah Balisatu Holidays
  9. Paket Transportasi Murah Balisatu Holidays



Komentar

komentar