Angka Kenaikan Tarif Masuk Objek Wisata Dinilai Tak Wajar

Post

Comments   |   Bali Update

hotels.balisatu.com

Uluwatu

sumber gambar : images.google.com

Angka kenaikan tarif masuk objek wisata di Badung dan Tabanan dinilai kalangan biro perjalanan wisata (BPW) atau Travel Agent tidak wajar. Wakil Ketua Asita Bali, Ketut Ardana mengatakan, kenaikan tarif masuk objek wisata ini tidak seimbang dengan perbaikan fasilitas objek wisata di Badung dan Tabanan.

Ia mengungkapkan, kenaikan tarif masuk objek wisata di Tabanan dan Badung dengan persentase 200 persen (misalnya dari Rp. 10.000 menjadi Rp. 30.000 per orang) tentunya tidak wajar. Bahkan, tidak ada satu pun komponen pariwisata yang menaikkan harga/tarif paket wisata/jasa pariwisata dengan persentase setinggi itu.

Ia menjelaskan, normalnya kenaikan tarif masuk objek wisata berkisar 5 – 10 persen. Kenaikan tarif masuk objek wisata mencapai 10 persen baru bisa dikatakan angka yang wajar.

Dipaparkan, apabila terjadi kenaikan tarif masuk objek wisata secara mendadak dengan persentase tinggi sudah tentu BPW anggota Asita merasa keberatan. Ini sudah pasti merugikan BPW. Banyak wisatawan yang ditangani BPW baik individu maupun grup mengkonfirmasi memilih paket tour menggunakan perhitungan harga/tarif masuk objek wisata Badung dan Tabanan yang lama.

Lebih lanjut dikatakan, kenaikan tarif masuk objek wisata ini tidak diikuti dengan perbaikan fasilitas objek wisata di Badung dan Tabanan secara berimbang. Fasilitas di objek wisata baik di Badung dan Tabanan masih seperti dulu.

Ia menilai kondisi fasilitas objek wisata di Badung dan Tabanan dalam kondisi sedang/cukup. Perbaikan fasilitas objek wisata jauh tidak berimbang dengan tingginya lonjakan kenaikan tarif masuk objek wisata.

Dicontohkan, jika kenaikan tarif masuk objek wisata mencapai 200 persen, semestinya ada perbaikan fasilitas yang menonjol yang bisa menjadi kejutan bagi wisatawan. Salah satu misalnya toilet yang ditampilkan di objek wisata minimal toilet berstandar/bertaraf hotel berbintang.

Ketut Ardana menegaskan, dengan kenaikan tarif masuk objek wisata yang tinggi tidak ada alasan bagi pengelola objek wisata/pemerintah untuk tidak meningkatkan kualitas fasilitasnya objek tersebut seperti parkir, toilet, keamanan, termasuk fasilitas dan layanan lainnya.

Harapan anggota Asita, kenaikan tarif masuk objek wisata yang tinggi diimbangi dengan peningkatan kualitas semua fasilitas di objek wisata baik di Badung maupun di Tabanan.

Balisatu Holidays sebagai sebuah Biro Perjalanan Wisata (BPW) atau Travel Agent tentunya setuju dengan apa yang Wakil Ketua Asita Bali jabarkan diatas. Kenaikan tarif masuk objek wisata di Badung dan Tabanan akan berimbas pada perubahan harga paket tour yang Balisatu Holidays tawarkan yang dimana kami takutkan akan menjadi sebuah alasan bagi calon wisatawan untuk beralih ke objek wisata lainnya di luar Pulau Bali.

(artikel dikutip dari berbagai sumber)

Paket Tour dan Layanan Balisatu Holidays Travel Agent :

  1. Paket Tour Kunjungan Kerja Instansi Balisatu Holidays
  2. Paket Tour Bali Field Trip Balisatu Holidays
  3. Paket Tour Bali Konvensional GIT & FIT Balisatu Holidays
  4. Paket MICE Bali Balisatu Holidays
  5. Paket Outbound Bali Balisatu Holidays
  6. Paket Bulan Madu Honeymoon Balisatu Holidays
  7. Paket Spiritual dan Tour Tirta Yatra Balisatu Holidays
  8. Voucher Hotel Murah Balisatu Holidays
  9. Paket Transportasi Murah Balisatu Holidays

 



Komentar

komentar